PENGENALAN DASAR ALGORITMA DAN PEMOGRAMAN
Dalam mempelajari Algoritma dan Pemrograman, pertama-pertama
yang perlu dipahami adalah konsep-konsep dasar dari baik Algoritma maupun
Pemrograman bahkan juga Program sebagai hasil dari pemrograman itu sendiri.
Maka untuk itulah yang pertama kita akan singgung terlebih dulu adalah
pengenalan definisi untuk Algoritma, pemrograman dan program.
Algoritma dapatlah didefinisikan dengan beberapa hal seperti
berikut ini :
• Algoritma merupakan pola pikir yang terstruktur yang
berisi tahap-tahap penyelesaian masalah.
• Algoritma adalah urutan logis pengambilan keputusan untuk
pemecahan masalah.
• Algoritma berupa urutan langkah berhingga untuk memecahkan
masalah logika dan matematika
Kemudian pemrograman sendiri secara definitif dapat
dikatakan sebagai proses mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan
suatu masalah dengan menggunakan suatu bahasa pemrograman. Dalam hal ini Bahasa
Pemrograman merupakan prosedur / tata cara penulisan program
Sedangkan program
adalah kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasi yang disusun dan dirangkai
menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah untuk menyelesaikan
masalah yang diimplementasikan dengan menggunakan bahasa Pemrograman sehingga
dapat dieksekusi oleh komputer.
Adapun definisi-definisi tentang Algoritma, pemrograman dan
program tersebut dapatlah lebih jelas dipahami dengan mengenal hubungan antara
Algoritma, pemrograman dan program itu sendiri. Yang dalam hal ini hubungan
tersebut digambarkan dengan diagram berikut ini :

Gambar Diagram Hubungan Algoritma, Pemrograman dan Program
Diagram di atas dapat menggambarkan hubungan antara
pemrograman dengan algoritma dan program. Dalam diagram ditunjukkan bahwa
pemrograman adalah proses yang dimulai dari munculnya suatu permasalahan yang
diinginkan untuk diselesaikan secara komputerisasi hingga menghasilkan sebuah
produk yaitu program. Ketika masalah itu muncul, maka tahap penyelesaiannya
adalah dimulai dengan membuat algoritma penyelesaian masalah yang kemudian
melalui suatu bahasa pemrograman yang ditentukan dan dipilih serta digunakan
berdasarkan penyesuaian algoritma yang telah dibuat, maka dihasilkanlah suatu
program yang sesuai dengan keinginan.
Dikarenakan permasalahan pada pemrograman dilakukan secara
komputerisasi, maka pemrograman ini tidak bisa dilepaskan dari siklus
pengolahan yang terjadi pada sistem komputer (perangkat keras) itu sendiri
berikut siklus pengolahan data di dalam sistem komputer. Adapun siklus
pengolahan sistem komputer ini menggambarkan suatu arus proses pengolahan yang
terus-menerus terjadi secara otomatis pada peralatan-peralatan perangkat
komputer tersebut. Siklus pengolahan sistem komputer tersebut dapat dengan
jelas terlihat dalam diagram sebagai berikut :

Peralatan-peralatan yang terdapat pada seperangkat komputer
terbagi dalam beberapa kelompok peralatan seperti berikut ini :
1. Input Device : keyboard, scanner, kamera digital, mouse,
joystick dll
2. Processing Device : CPU
3. Output Device : monitor, viewer, printer, tv dll
4. Storage Device : harddisk, flashdisk, memory card/chip
dll
Sedangkan siklus pengolahan sistem komputer yang tergambar
dalam diagram di atas dapatlah dijelaskan sebagai berikut :
Siklus pengolahan pada sistem komputer dimulai dari Input
Device yang membawa bahan berupa data yang akan dikirim ke processing device
untuk diolah. Dalam processing device pengolahan data yang terjadi dapat
dikirim ke storage device sebagai backup/arsip ataupun dari storage device,
data dapat dikirimkan kembali sebagai bahan yang akan diolah kembali di dalam
processing device. Dari pengolahan data yang terjadi di processing device ini
kemudian dapat dikirimkan ke output device sebagai informasi atau hasil dari
pengolahan data.
Adapun pengertian atau definisi tentang Data dan Informasi
itu adalah seperti berikut ini :
Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi
penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut
suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun
simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat
lingkungan, obyek, kejadian ataupunsuatu konsep.
Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah model,
formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki
nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang
menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi
adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut
sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.
Kemudian untuk siklus pengolahan data dalam sistem komputer
itu dapatlah digambarkan seperti berikut :
a. Siklus Pengolahan Data secara dasar adalah seperti
berikut ini :

b. Siklus Pengolahan Data yang telah dikembangkan adalah
seperti berikut ini :

Adapun penjelasan untuk elemen-elemen bagian-bagian
pengolahan data pada sistem komputer tersebut di atas dapat dijelaskan sebagai
berikut ini :
Origination :
Tahap ini berhubungan dengan proses dari pengumpulan data
yang biasanya merupakan proses pencatatan (recording) data ke dokumen dasar.
Input :
Tahap ini merupakan proses memasukkan data ke dalam proses
komputer lewat alat input (input device).
Processing :
Tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah
dimasukkan yang dilakukan oleh alat pemroses (processing device), yang dapat
berupa proses menghitung, membandingkan, mengklasifikasikan, mengurutkan,
mengendalikan atau mencari di storage
Output :
Tahap ini merupakan proses menghasilkan output dari hasil
pengolahan data ke alat output (output device) yaitu berupa informasi.
Distribution :
Tahap ini merupakan proses dari distribusi output kepada
pihak yang berhak dan membutuhkan informasi.
Storage :
Tahap ini merupakan proses perekaman hasil pengolahan ke
simpanan luar (storage). Hasil dari pengolahan yang disimpan di storage dapat
dipergunakan sebagai bahan input untuk proses selanjutnya
Siklus Pengolahan data dalam sistem komputer berbentuk dasar
dimulai dari proses menginput data dilanjutkan dengan tahap memproses data itu
sendiri sehingga menjadi tahap output. Sedangkan siklus pengolahan data yang
telah dikembangkan dimulai dari tahap origination kemudian dilanjutkan ke tahap
input data. Dari tahap input data diteruskan ke tahap processing. Pada tahap
processing ini, akan bekerja sama dengan tahap storage baik untuk penyimpanan
data maupun untuk mengakses dari tahap storage. Dari tahap processing
dilanjutkan ke tahap output dan kemudian dapat juga dilanjutkan kembali ke
tahap distribution.
Dengan mengacu pada siklus pengolahan (perangkat keras)
sistem komputer dan siklus pengolahan data pada sistem komputer inilah, apabila
akan menjalankan pemrograman, khususnya di sini adalah pemrograman terstruktur,
maka algoritma yang dibuat disesuaikan dengan siklus pengolahan sistem komputer
di atas, baik itu secara perangkat keras maupun siklus pengolahan datanya.
Dalam hal ini penyesuaian tersebut terletak pada saat membuat bagian-bagian
dalam algoritma, yang hendaknya mengacu pada elemen-elemen dan siklus
pengolahan data dan sistem komputer tersebut.
.png)